PERJANJIAN PERDAMAIAN DAN PEMBAGIAN WARISAN

Pada hari ini, Rabu, tanggal empat, bulan enam, tahun dua ribu dua belas (04-06-2012), bertempat di Surabaya, telah terjadi perjanjian oleh dan antara:

Nama               : Mas Hono Rio Kertanegara S H

Pekerjaan         : Pengusaha

Alamat             : Jl Yogya-Wonosari KM 14 Yogyakarta

Bertindak untuk dan atas nama Sahono dan beralamat di Blonotan Srimulya Piyungan Bantul slanjutnya disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama               : Juminten

Pekerjaan         : Wiraswasta

Alamat             : Onggopatran Srimulya Piyungan Bantul

Dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri, selanjutnya disebut sebagai Pihak Kedua.

Para pihak dengan ini menerangkan bahwa :

  • Pembagian harta peninggalan dari ayah para pihak (almarhum Ponijan), yang terletak di Jl. Wonosari RT 09 RW 10 No. 25-40, Piyungan Bantul (seperti ternyata dari gambar dasar yang dilekatkan pada surat perjanjian ini dan telah ditandatangani pula oleh para pihak-pihak) menimbulkan perselisihan di antara mereka.
  • Sebagai akibat daripada perselisihan paham ini, telah diajukan perkara-perkara di muka Pengadilan Negeri Bantul, antara lain berakhir dengan keputusan No. 125 tertanggal 20-05-2011, Mahkamah Agung tertanggal 12-09-2011 register No. 1375.
  • Menurut keputusan Pengadilan Negeri Bantul No. 125 tersebut, yang kemudian dikuatkan dan diperintahkan pelaksanaannya oleh Pengadilan Negeri Bantul, diputuskan dengan keputusan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap:
  • Bahwa pihak-pihak yang menandatangani surat perjanjian ini, beserta Mas Hono Rio Kertanegara, sebagai pengganti Sahono, merupakan ahli waris dari harta peninggalan almarhum Ponijan tersebut untuk bagian yang sama rata, dengan tidak membedakan laki-laki atau perempuan.
  • Bahwa Juminten dihukum untuk menyerahkan barang warisan Ponijan tersebut di atas, kepada sekalian ahi waris untuk dibagi menurut ketetapan ini.
  • Kemudian dengan ketetapan Pengadilan Negeri Bantul telah dilakukan sitaan eksekutorial pada tanggal 03-09-2011.

Dengan ini para pihak bermufakat agar perselisihan ini diselesaikan dengan jalan damai.

Untuk itu, para pihak dengan ini menerangkan bahwa pembagian daripada harta peninggalan almarhum Ponijan dilakukan menurut ketentuan-ketentuan di bawah ini :

Kepada Mas Hono Rio Kertanegara S H, diberikan :

Pekarangan yang ditandai dengan kata Mas Hono Rio Kertanegara pada gambar terlampir kurang lebih 150 m2 (seratus lima puluh meter persegi) dengan batas sebagaimana tertulis pada lampiran. Pekarangan tersebut disewa oleh orang-orang yang tercatat pada daftar yang dilekatkan pada surat perjanjian ini sebagai lampiran dan ditandatangani pula oleh semua pihak.

Kepada Pihak Juminten, diberikan :

Pekarangan yang ada pada gambar dasar terlampir dan ditandai dengan kata Juminten, sebesar kurang lebih 150 m2 (seratus tiga puluh lima meter persegi), dengan batas-batas sebagaimana tertulis pada lampiran. Pekarangan tersebut disewa oleh orang-orang yang tercatat pada daftar yang dilekatkan pada surat perjanjian ini sebagai lampiran dan ditandatangani pula oleh semua pihak.

Semua pihak bersama ini menerangkan tidak mempunyai sangkutan apa pun juga satu sama lain dan tidak akan menuntut apa pun baik sekarang maupun di kemudian hari berkenaan dengan pembagian warisan ini.

Demikianlah perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh para pihak dalam rangkap 3 (tiga), dalam keadaan sadar dan sehat jasmani dan rohani, tanpa paksaan dari pihak manapun.

              Pihak I                                                                                                   Pihak II

……………………………                                                                            ……………………………

Baca Juga Artikel Lainnya…