Category: Tausiyah



Pengertian Tata Cara dan Hukum Sholat Jamak dan qashar

salat jamak dan qasharAdakalanya dalam beberapa waktu kita mengadakan perjalanan jauh, misalnya karyawisata, mengunjungi kakek dan nenek di kampung halaman atau keperluan lainnya. Terkadang kita juga mengalami coban berupa sakit sampai-sampai tidak dapat bangun, Hal itu menyebabkan kita sering menjumpai kesulitan untuk melakukan ibadah salat. Padahal salat merupakan kewajiban umat Islam yang tidak boleh ditinggalkan dalam keadaan apapun juga.

Melihat hal ini, salat seolah merupakan suatu beban yang memberatkan. Ternyata tidaklah demikian. Islam adalah agama yang memberi kemudahan dan keringanan terhadap pemeluknya di dalam rutinitas ibadah kepada Allah swt. Hal ini menandakan kasih sayang Allah kepada umat Islam sedemikian besar dengan cara memberikan rukhsah dalam melaksanakan salat dengan cara jamak dan qasar dengan syarat-syarat tertentu. Apa sajakah itu? Mari kita pelajari materi berikut ini. Baca lebih lanjut


Tata Cara sholat tahajud dan Keajaibannya

Shalat tahajudShalat tahajud merupakan sholat yang dianjurkan. artikel kali ini akan membahas tata cara shalat tahajud beserta bacaan doa tahajud yang benar dan juga keajaibannya/keutamaannya. juga dijelaskan secara detail dan lengkap mengenai keutamaan shalat tahajud/shalat malam, waktu pelaksanaan shalat tahajud, bacaan niat sholat tahajjud hingga doa sesudah shalat lail. semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan anda sebagai muslim yang taat.

Shalat Tahajjud adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari sesudah mengerjakan shalat Isya sampai terbitnya fajar dan sesudah bangun dari tidur, meskipun itu hanya sebentar. Hukum Shalat Tahajud adalah Sunnat Mu’akkad, yaitu sunnat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan, karenanya maka Rasul SAW sangat menganjurkan kepada para umatnya untuk senantiasa mengerjakan shalat Tahajjud. Karena dalam shalat Tahajjud terdapat keutamaan dan keistimewaan yang besar sekali. Baca lebih lanjut


Logika Harta yang Sebenarnya

takutmiskin-karena-sedekahTime is Money, Waktu Adalah Uang!. Tak sempat waktu untuk memikirkan selain mencari uang. Bisikan untuk mencari, menambah dan menjaga harta meliputi hari-hari yang telah dan akan dilalui. Dengan dalih masih muda, masih produktif dan selagi bisa!.sehingga dia lupa akan sang penentu, yakni Allah swt. Baca lebih lanjut

Bangkit Dari Kegagalan


Bangkit Dari Kegagalan

logo-pemuda-mtaKehidupan manusia ibarat sebuah roda yang selalu berputar.  Semangat hidup adalah sama dengan kekuatan dalam memutarkan roda tersebut. Sisi dibawah terkadang berpindah diposisi atas, itulah layaknya sebuah harmoni. Terkadang gagal atau tidak mengenakkan hati yakni dibawah, dan pasti juga suatu saat diatas menikmati kebahagiaan. Dan pada saatnya roda tersebut akan sampai menuju tempat tertentu sebagai sebuah cita-cita hidup.

Begitulah manusia hidup, butuh waktu, punya semangat, dan kadangkala mengalami kegagalan dalam menggapai cita-citanya. Tidak ada kesuksesan hidup yang digapai secara instan. Baca lebih lanjut

Terjebak Kebiasaan


Terjebak Kebiasaan

Di dalam kehidupan ini sering kali kita terjebak pada suatu kebiasaan. Secara garis besar kebiasaan dibagi menjadi dua. Kebiasaan baik dan kebiasaan buruk. Tapi di sini tentu saya tidak akan memakai istilah “terjebak” untuk suatu kebiasaan yang baik. Karena, menjadikan hal-hal yang baik menjadi kebiasaan itu sangat sulit, sangat berat ujiannya dan sangat besar tantangannya.

Kebiasaan-kebiasaan yang baik tersebut antara lain, menuntut ilmu agama atau mengaji dengan mengikuti kajian-kajian keislaman, melaksanakan ibadah-ibadah baik wajib maupun sunnah sesuai dengan tuntunan Rosulullah SAW, memperbanyak dzikir dengan mengingat Allah SWT, saling bersilaturahim, bermuamalah dengan akhlakul karimah dan lain sebagainya. Baca lebih lanjut


Sudahkah Dirimu Bermanfaat bagi yang Lain

وَ اَحْسِنُوْا، اِنَّ اللهَ يُحِبُّ اْلمُحْسِنِيْنَ

Dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. [QS. Al-Baqarah : 195]

Ada hadits yang pendek namun sarat makna, sering diungkap dan motivasi taktis bagi iman yang sedang turun. Dikutip Imam Suyuthi dalam bukunya Al-Jami’ush Shaghir.

عن جابر قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « المؤمن يألف ويؤلف ، ولا خير فيمن لا يألف ، ولا يؤلف، وخير الناس أنفعهم للناس

Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni) Baca lebih lanjut


Dukung Kejujuran sebagai Pondasi Akhlakul Karimah

Banyak orang yang mengetahui bahwa kejujuran adalah sesuatu yang sangat mahal harganya. Mungkin saking mahalnya sehingga sangat jarang ditemukan pada orang-orang biasa. Hanya orang-orang yang luar biasa sajalah yang masih mampu menggenggam “bara api ” kejujuran itu dalam hidupnya. Namun begitu saya yakin bahwa setiap orang dalam hati nurani nya terdalam pasti menginginkan hidup dalam kejujuran. Namun karena tuntutan kepentingan  yang begitu besar membuat mereka harus rela melepas kejujurannya sementara.

Betapa banyak sekali manusia dewasa ini yang hidup dalam ketidakjujuran demi mengejar prestise ataupun kenikmatan duniawi semata. Seorang kepala sekolah akan merasa terhina jika siswanya banyak yang tidak lulus, belum lagi menjadi iklan yang buruk untuk perekrutan calon siswa baru mendatang. Seorang siswa merasa akan malu sekali jika tidak lulus, dimarahi ortu dan harus mengulang di kelas yang sama adalah aib. Maka tindakan menyontek di halalkan. Baca lebih lanjut

IMAN dan UJIAN


IMAN dan UJIAN

Peristiwa besar ujian keimanan dari Allah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya dikenang ummat Islam sepanjang masa. Sekali dalam setahun senantiasa disegarkan kembali ingatan kita akan peristiwa tersebut dengan ritual ibadah hajji dan ibadah qurban. Namun masih banyak ummat yang belum mampu mengambil pelajaran dari dari ujian keimanan atas nabi Ibrahim. Buktinya masih banyak orang yang jatuh terjerembab ketika menghadapi ujian keimanan. Tidak demikian dengan Nabi Ibrahim. Beliau menanggapi ujian keimanan yang berupa perintah Allah untuk menyembelih putranya tercinta Ismail dengan tulus dan serius, sehingga Allah ridla lalu memanggilnya dan mengganti perintah itu dengan penyembelihan yang besar. [QS Ash-Shaaffaat : 104-107]

وَنَادَيْنَاهُ أَنْ يَا إِبْرَاهِيمُ (١٠٤)قَدْ صَدَّقْتَ الرُّؤْيَا إِنَّا كَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ Baca lebih lanjut


TUNAIKANLAH AMANAT, JANGAN BERKHIANAT

Amanat adalah suatu kewajiban yang harus ditunaikan. Orang yang tidak menunaikan amanat berarti ia khianat. Kita semua orang yang beriman telah membaca dua kalimat syahadat, yaitu :

اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ، وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwasanya Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Dengan mengucapkan syahadat tersebut berarti kita telah berjanji bahwa kita bersedia tha’at kepada Allah dan Rasul-Nya, maka kita wajib melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan kita wajib menjauhi apa yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Allah SWT memerintahkan kepada kita agar memenuhi janji atau menunaikan amanat dan melarang khianat. Firman Allah SWT : Baca lebih lanjut

AKIBAT RAKUS HARTA DUNIA


AKIBAT RAKUS HARTA DUNIA

Rumah megah, mobil mewah dan harta yang melimpah saat ini menjadi idaman dari hampir semua manusia untuk memilikinya. Rumah megah menjadi lambang status sosial pemiliknya. Mobil mewah menjadi lambang kehormatan. Harta yang melimpah menjadi lambang kebanggaan. 

Mereka merasa mulia dengan melimpahnya harta dunia. Sebaliknya mereka merasa menjadi orang yang hina dina saat rejeki mereka seret atau usaha mereka macet. Padahal sikap hidup seperti itu tidak benar dan telah disanggah Allah dalam QS Al-Fajar : 15-20

وَ رَوَى اْلبُخَارِيُّ وَ مُسْلِمٌ: لَوْ اَنَّ اَحَدُكُمْ يَعْمَلُ فىِ صَخْرَةٍ
فَأَمَّا الإنْسَانُ إِذَا مَا ابْتَلاهُ رَبُّهُ فَأَكْرَمَهُ وَنَعَّمَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَكْرَمَنِ (١٥)وَأَمَّا إِذَا مَا ابْتَلاهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُ فَيَقُولُ رَبِّي أَهَانَنِ (١٦)كَلا بَل لا تُكْرِمُونَ الْيَتِيمَ (١٧)وَلا تَحَاضُّونَ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ (١٨)وَتَأْكُلُونَ التُّرَاثَ أَكْلا لَمًّا (١٩)وَتُحِبُّونَ الْمَالَ حُبًّا جَمًّا Baca lebih lanjut

  • Blog di WordPress.com. | The Motion Theme.
    [ Back to top ]
    Ikuti

    Get every new post delivered to your Inbox.

    Bergabunglah dengan 596 pengikut lainnya.